Kalapas Kuningan Hadiri Kunjungan Kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan


KARAWANG — Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan turut menghadiri kunjungan kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang pada Senin (25/05). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen jajaran Pemasyarakatan terhadap program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka peninjauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan ketahanan pangan, serta panen raya padi sebagai bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.


Dalam kegiatan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama jajaran meninjau sejumlah program unggulan pembinaan, di antaranya peternakan ayam KUB, peternakan domba dorper, penggemukan sapi, budidaya ikan nila nirwana, hingga panen raya padi seluas 1,7 hektar yang dikelola sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian pangan.

Kegiatan turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Tinggi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat, termasuk Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan.


Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan program pembinaan yang produktif dan berdampak nyata. “Program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian seperti ini sangat positif untuk terus dikembangkan. Selain mendukung program pemerintah, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan dan produktivitas yang bermanfaat,” ujarnya.


Lebih lanjut, beliau menegaskan komitmen Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan untuk terus mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui penguatan pembinaan yang berkelanjutan serta optimalisasi program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top