
Kuningan, 16 April 2026 — Lapas Kelas IIA Kuningan menggelar pengambilan sumpah dan ikrar setia kepada NKRI bagi narapidana, Kamis (16/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara.
Acara diikuti Kepala Lapas Kuningan, Sukarno Ali, jajaran petugas, rohaniawan, serta narapidana peserta ikrar. Hadir pula perwakilan instansi seperti Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat, BNPT, Densus 88, TNI-Polri, dan unsur pemerintah daerah.

Kegiatan diawali dengan upacara dan menyanyikan Indonesia Raya. Prosesi inti berupa pengambilan sumpah dan pembacaan ikrar setia NKRI berlangsung khidmat dengan pendampingan rohaniawan.
Selanjutnya, narapidana menandatangani ikrar, membaca Pancasila, serta melakukan penghormatan kepada Bendera Merah Putih. Kegiatan ditutup dengan yel-yel “NKRI Harga Mati”, lagu “Bagimu Negeri”, doa, dan foto bersama.

Sukarno Ali menyebut kegiatan ini penting untuk menanamkan kembali nilai kebangsaan. Ia berharap narapidana memiliki komitmen kuat untuk kembali ke masyarakat sebagai warga yang taat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Ishadi, menegaskan bahwa ikrar ini bukan sekadar seremoni. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membentuk kesadaran hukum dan kepribadian yang lebih baik.
Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif. Program ini diharapkan mendukung reintegrasi sosial narapidana serta memperkuat komitmen terhadap NKRI.