
Kuningan – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan menerima kunjungan edukatif dari Taruna dan Taruni Kepolisian yang masih menjalani masa pendidikan pada Kamis (11/06). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat sistem pemasyarakatan, tugas dan fungsi petugas pemasyarakatan, serta berbagai program pembinaan yang dilaksanakan bagi warga binaan.
Dalam kegiatan tersebut, para Taruna dan Taruni didampingi oleh Karolina, Staf Tata Usaha Lapas Kuningan. Rombongan diajak berkeliling meninjau berbagai fasilitas dan program unggulan yang menjadi bagian dari pelaksanaan pembinaan dan pelayanan di lingkungan Lapas Kuningan.

Kunjungan diawali dengan peninjauan area layanan kunjungan guna melihat mekanisme pelayanan yang diberikan kepada keluarga warga binaan. Selanjutnya, rombongan mengunjungi area pembinaan kemandirian yang menampilkan berbagai hasil karya dan keterampilan warga binaan, di antaranya pembuatan Peci Peupeujeuh, layanan pangkas rambut, serta kegiatan produksi roti yang menjadi salah satu program pembinaan keterampilan kerja.
Para Taruna dan Taruni juga berkesempatan melihat secara langsung operasional Dapur Sehat LapasKu sebagai sarana penyediaan makanan bagi warga binaan serta Klinik Pratama Lapas Kuningan yang memberikan pelayanan kesehatan. Selain itu, rombongan meninjau Posko Komandan untuk mengetahui sistem pengawasan dan pengendalian keamanan yang diterapkan di dalam lapas.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi blok hunian warga binaan dan blok hunian wanita guna melihat kondisi lingkungan hunian serta pelaksanaan pembinaan di dalam blok. Sebagai penutup, rombongan meninjau Lahan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) yang dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan di bidang pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan di Lapas Kuningan.

Melalui kunjungan ini, para Taruna dan Taruni memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan sistem pemasyarakatan, mulai dari aspek pelayanan, keamanan, hingga pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan peserta didik mengenai peran pemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.