Dukung Peningkatan Kualitas Layanan Makanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Lakukan Survey Higiene Sanitasi Dapur Lapas Kuningan


KUNINGAN – Lapas Kelas IIA Kuningan menerima kunjungan Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dalam rangka pelaksanaan survey dan pemeriksaan kelayakan higiene sanitasi dapur, Rabu (17/06). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pengajuan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan penyelenggaraan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), petugas pengelola dapur Lapas Kelas IIA Kuningan, serta Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan.


Dalam pelaksanaannya, Tim Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap area dapur, meliputi kondisi sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, penerapan higiene sanitasi, hingga proses pengolahan makanan yang disajikan kepada warga binaan. Selain itu, dilakukan pula pengambilan sampel bahan makanan berupa ikan matang dan ikan mentah untuk keperluan pemeriksaan laboratorium.

Tim Dinas Kesehatan juga memberikan evaluasi terhadap kondisi dapur serta menyampaikan sejumlah masukan dan rekomendasi sebagai bahan perbaikan guna memenuhi standar higiene sanitasi yang telah ditetapkan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana koordinasi antara petugas dapur dengan Tim Dinas Kesehatan terkait penerapan kebersihan, keamanan pangan, dan tata kelola penyelenggaraan makanan yang baik.


Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan apresiasi kepada Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan atas pelaksanaan survey dan pemeriksaan yang telah dilakukan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memastikan seluruh proses penyelenggaraan makanan bagi warga binaan berjalan sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan, termasuk dalam penyediaan makanan yang sehat, aman, dan memenuhi standar gizi. Survey ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan pengelolaan dapur berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Berbagai masukan dan rekomendasi dari Tim Dinas Kesehatan akan segera kami tindak lanjuti sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan dapur yang memenuhi standar higiene sanitasi dan mendukung terbitnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi,” ujar Sukarno Ali.


Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan memperoleh berbagai masukan yang konstruktif sebagai bahan peningkatan kualitas pengelolaan dapur. Hasil evaluasi dan rekomendasi yang diberikan akan menjadi acuan dalam melakukan perbaikan berkelanjutan guna memastikan pelayanan makanan bagi warga binaan senantiasa memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan keamanan pangan.


Kegiatan survey dan pemeriksaan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan proses pengajuan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Dapur Lapas Kelas IIA Kuningan dapat berjalan optimal sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan.  

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top