Pemberian Premi Kepada Warga Binaan Produktif, Wujud Apresiasi Hasil Pembinaan Kemandirian Di Lapas Kuningan


KUNINGAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan memberikan premi kepada warga binaan yang aktif dan produktif dalam mengikuti program pembinaan kemandirian sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan hasil kerja yang telah ditunjukkan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (21/7) tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Kuningan dalam mendorong semangat kerja dan meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

Sebanyak 14 orang warga binaan menerima premi sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan, tanggung jawab, dan kontribusi mereka dalam berbagai program pembinaan kerja, baik yang dilaksanakan di dalam maupun di luar Lapas. Pemberian premi ini merupakan bagian dari implementasi pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja yang telah dicapai warga binaan.


Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa pemberian premi merupakan salah satu bentuk motivasi agar warga binaan semakin bersemangat mengikuti seluruh program pembinaan yang diselenggarakan di Lapas.

"Pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan kerja, tetapi juga membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan produktif. Pemberian premi ini merupakan bentuk penghargaan atas usaha dan kerja keras warga binaan sekaligus motivasi agar mereka terus berkembang. Kami berharap keterampilan dan pengalaman yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat," ujar Sukarno Ali.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Rizki Mauli Siregar, menjelaskan bahwa premi yang diberikan merupakan hasil dari kontribusi nyata warga binaan dalam mengikuti program pembinaan kerja secara konsisten.

"Setiap warga binaan yang menerima premi telah menunjukkan komitmen, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama mengikuti kegiatan kerja. Kami ingin menanamkan bahwa setiap hasil kerja yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan mendapatkan apresiasi. Harapannya, hal ini dapat memotivasi warga binaan lainnya untuk terus aktif mengikuti pembinaan dan meningkatkan kualitas diri," jelas Rizki Mauli Siregar.


Salah seorang warga binaan penerima premi, R.A. (alias), mengaku bersyukur dan termotivasi atas apresiasi yang diberikan oleh pihak Lapas.

"Kami merasa dihargai atas kerja yang telah dilakukan. Premi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri agar ketika bebas nanti dapat bekerja secara mandiri dan menjalani kehidupan yang lebih baik," ungkap R.A. (alias).

Melalui program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Kuningan berkomitmen untuk terus menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan, etos kerja, dan karakter yang positif. Pemberian premi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap program pembinaan sebagai bekal menuju reintegrasi sosial yang sukses dan menjadi pribadi yang mandiri, produktif, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top