
KUNINGAN – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Yudi Suseno, memberikan penguatan tugas dan fungsi kepada seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan pada Selasa (21/7) malam. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Kuningan tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, pejabat struktural, staf, regu pengamanan, serta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pemahaman seluruh jajaran mengenai tugas dan fungsi pemasyarakatan, sekaligus meningkatkan profesionalisme, disiplin, integritas, serta kesiapsiagaan petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Dalam arahannya, Yudi Suseno menegaskan bahwa pada hakikatnya seluruh pegawai pemasyarakatan merupakan petugas pengamanan. Oleh karena itu, tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya berada pada jajaran pengamanan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh pegawai.

Selain itu, ia mengingatkan agar seluruh jajaran meninggalkan pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas dan mulai membangun budaya kerja yang profesional dengan berpedoman pada standar operasional prosedur serta nilai-nilai organisasi. Seluruh petugas juga diminta meningkatkan kecepatan respons, kepedulian, dan kepekaan terhadap setiap dinamika maupun potensi gangguan keamanan sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pada kesempatan tersebut, Yudi Suseno juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas layanan, termasuk pelaksanaan quality control makanan warga binaan secara konsisten setiap hari agar makanan yang disajikan memenuhi standar kebersihan, kualitas, dan kelayakan.
Selain aspek keamanan, penguatan juga diberikan pada peningkatan integritas seluruh aparatur. Setiap pegawai diingatkan untuk memahami tugas pokok dan fungsinya secara optimal, menjaga kedisiplinan, meningkatkan kompetensi, serta menghindari segala bentuk penyimpangan perilaku maupun pelanggaran disiplin yang dapat mencederai marwah organisasi.

Dalam bidang pelayanan publik, Yudi Suseno menegaskan bahwa seluruh layanan, khususnya layanan integrasi bagi warga binaan, harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk pungutan liar maupun penyalahgunaan kewenangan.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa salah satu waktu yang memiliki tingkat kerawanan tinggi di dalam Lapas adalah saat pembukaan pintu kamar hunian. Oleh karena itu, seluruh petugas diminta meningkatkan kewaspadaan, tidak memberikan kepercayaan secara berlebihan kepada warga binaan, serta menjadikan setiap kejadian sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pengamanan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Yudi Suseno, menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan sangat bergantung pada komitmen seluruh pegawai dalam menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing.
"Seluruh insan pemasyarakatan pada dasarnya adalah petugas pengamanan. Oleh karena itu, setiap pegawai harus memiliki rasa tanggung jawab, kepedulian, dan kewaspadaan terhadap situasi di lingkungan kerja. Bangun budaya kerja yang disiplin, responsif, dan berintegritas, serta laksanakan setiap tugas sesuai standar operasional prosedur. Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, saya yakin Lapas Kuningan mampu mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, profesional, dan bebas dari praktik penyimpangan," tegas Yudi Suseno.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa arahan yang diberikan menjadi motivasi sekaligus pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.
"Penguatan dari Bapak Kepala Kantor Wilayah menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Lapas Kuningan untuk terus memperkuat disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam bekerja. Kami berkomitmen melaksanakan setiap arahan secara konsisten melalui peningkatan pengawasan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, optimalisasi pelayanan, serta menjaga keamanan dan ketertiban sebagai tanggung jawab bersama demi mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Sukarno Ali.
Melalui kegiatan penguatan tugas dan fungsi ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Kuningan semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Dengan disiplin, integritas, sinergi, dan komitmen yang kuat, Lapas Kelas IIA Kuningan terus berupaya mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang aman, tertib, profesional, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.